LOADING

Type to search

News

POBSI Sumut Optimis 12 Atlet Pebiliarnya Tembus Pra PON 2019

Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumut bersiap menghadapi Pra PON baik yang dihelat di Porwil Bengkulu dan Kejurnas Jakarta.

Hal ini dijelaskan, Ketua Harian POBSI Pengprov Sumatera Utara, Achmad Fadil Nasution bahwa kualifikasi menuju PON 2020 ada dua kejuaraan.

“Ini masih didiskusikan karena sudah ditetapkan Pra Pon itu melalui Porwil di yang di Bengkulu bulan 9. Namun itu hanya untuk kelas pool putra putri. Tapi untuk kelas snooker, carom dan english billiard masih akan dibahas di Pra PON di Jakarta,” terangnya kepada Tribun, di Pusat Latihan (Puslat) POBSI Sumut, Jalan S Parman, Medan.

Belum rampungnya Jadwal Pra PON ini disebabkan baru terbentuknya kepengurusan PB Forki yang diketuai Hary Tanoe saat Munas lalu di Bulan Desember.

“Saat ini PB sedang mengajukan susunan kepengurusan ke KONI Pusat. Mungkin setelah keluar, tentu agenda pertama yang harus dilakukan paling mendesak adalah penetapan tanggal Pra PON. kita dengar juga ada kabar lebih dulu Pra PON ini daripada Porwil. Tapi itu masih rencana, semua tergantung ketum yang putuskan,” bebernya.

Untuk menghadapi baik Porwil maupun Pra PON tersebut, Achmad menjelaskan telah mempersiapkan 12 pebiliar untuk berlaga.

“Kita maunya maksimal, artinya ada 12 atlet yant kita siapkan berangkat. Tetapi yang tertampung saat ini masih 8 atlet di PSE. Selanjutnya 4 lagi kita mau bina melalui program lapis dua yang ditetapkan KONI. Dan nanti ini akan dicari melalui Selekda di Februari nanti,” tegasnya.

Baginya, peluang atlet Sumut cukup besar lolos menuju PON. Ia optimis dari 12 yang dikirim 11 diantaranya bisa berlaga di Papua 2020 mendatang.

“Untuk saat ini kita punya atlet peringkat 1 dan 2 nasional. Itu ada Marlando Sihombing dan Jaka Ginting di kelas english biliard. Tapi kalau yang lain tidak menutup kemungkinan bisa lolos. Target saya kira-kira 10 sampai 11 bisa berlaga di PON,” tuturnya.

Achmad mengakui bahwa Sumut menjadi cabor potensial bisa meraup medali pada PON 2020 Papua mendatang. Mengingat terdapat 20 kelas yang akan dipertandingkan.

“Sudah di SKkan 18 nomor, tetapi akan di tambah 2 nomor lagi dari Papua yaitu double pool putri bola 9 dan double pool putri bola 10 jadi total 20 nomor di PON. Seperti di PON Jabar kita berhasil meraih 1 emas dan 4 perunggu, target kita pasti bisa melebihi itu,” jelasnya.

Sementara, Pelatih Tim Biliar Sumut, Resa Rangkuty mengungkapkan bahwa keoptimisan bisa mengirimkan atlet munuju PON terlihat kemampuan jajaran tim pelatih yang dimiliki Sumut saat ini.

“Terlebih para atlet telah memulai latihan yang panjang bersama para pelatih pak Achmad Nasution yang juga pelatih Pelatnas. Beserta saya sendiri, ini para atlet telah intensif latihan sejak tahun lalu di Puslat kita,” terangnya.

Namun, ia mengakui saat ini tim Sumut membutuhkan tambahan tim pelatih untuk bisa fokus melatih para anak asuhnya.

“Memang kita butuh dua pelatih tambahan supaya lebih terkontrol. Karena target yang dibebankan kepada biliar cukup besar sehingga perlu fokus. Sebaiknya satu atlet menjangkau 4 pemain saja biar fokus,” tutup Resa.

Daftar nama atlet biliar Sumut yang masuk Pelatda Program Sumut Emas (PSE):

1. Jefry Zen (Pool)
2. Muhammad Fadly (Pool)
3. Rini Nasution (Pool)
4. Marlando Sihombing (English)
5. Jaka Ginting (English)
6. Putra Eka Pratama (Snooker)
7. Jhonny Chandra (Carom)
8. Hormaruli Simarmata (Carom)

Like, Follow & Share