LOADING

Type to search

News

Ajang Try Out PON Sekaligus Majukan Biliar di Indonesia

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya, Papua kembali menggelar turnamen biliar “10 Ball Open Intan Jaya Cartenz 2019”. Turnamen ini merupakan agenda tahunan sejak tahun 2016, sehingga tahun 2019 merupakan kegiatan keempat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini digelar di Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan akan berlangsung selama enam hari yaitu dari Kamis-Selasa (21-26/11/2019).

Turnamen ini bukan hanya sekadar agenda rutin Pemkab Intan Jaya, Papua, melainkan juga sebagai ajang try out atlet biliar Indonesia jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 mendatang. Sedangkan alasan Yogyakarta dipilih sebagai tempat turnamen, karena atlet biliar Papua selama satu tahun melakukan training center di Yogyakarta.

“Itulah alasan 10 Ball Open Intan Jaya Cartenz IV dilaksanakan di Yogyakarta,” kata salah satu panitia kegiatan, Lafitri Panca di sela-sela turnamen 10 Ball Open Intan Jaya Cartenz IV di Bliss Pool & Lounge, Sleman, Jumat (22/11/2019) sore.

Hal menarik pada turnamen tahun ini adalah dilombakannya kategori putri. “Para pebiliar pun menyambut antusias turnamen ini. Terbukti, jumlah yang sudah mendaftar mencapai 182 pebilar (54 putri dan 128 kategori putra),” paparnya.

Adapun pelaksanaan turnamen putra dan putri tidak sama, terutama babak penyisihan dan finalnya. Babak penyisihan menggunakan sistem double elimination, sedangkan babak finalnya menggunakan sistem single elimination.  “Untuk putri dari 54 pebiliar, nantinya akan disaring 32 pebiliar yang masuk babak utama single elimination. Untuk putra dari 128 pebiliar akan disaring 64 pebiliar di babak single elimination. Masing-masing kategori akan diambil juara 1-4 dengan total hadiah Rp200 juta (Rp125 juta putra dan Rp75 juta putri),” jelasnya.

Lafitri menambahkan, perkembangan biliar sendiri sudah semakin baik dan diterima masyarakat serta tidak dipandang sebagai kegiatan negatif. Hal ini terbukti dengan animo masyarakat yang terus meningkat, bahkan perempuan juga tertarik dan belajar biliar. Bahkan sekarang sudah banyak atlet nasional biliar putri.

“Citra biliar terus merangkak positif, perempuan sudah percaya diri dan prestasinya juga ada. Ini juga tidak terlepas dari dukungan dan dorongan Ketua Umum PB POBSI Bapak Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam pengembangan memajukan biliar. Turnamen ini juga mendapat dukungan dari PB POBSI,” pungkasnya.

Like, Follow & Share