LOADING

Type to search

News

Sambut Sederet Turnamen, Ini Strategi PB POBSI di Tengah COVID-19

POBSI.org – Menyambut turnamen biliar di ajang internasional Asian Indoor dan SEA Games 2021, PB POBSI telah menyusun perencanaan seleksi atlet berprestasi. Asian Indoor sendiri akan digelar pada 24 April – 5 Mei 2021 di Bangkok, Thailand. Sedangkan SEA Games direncanakan berlangsung pada November 2021 di Vietnam. Selain itu, PON Papua 2021 juga masuk ke dalam agenda PB POBSI. Hal ini dijelaskan oleh Wakil Ketua 2 Binpres PB POBSI Achmad Fadil Nasution dalam keterangannya, Senin (29/6/2020).

“Dengan sudah adanya agenda, diharapkan semua mempersiapkan diri di tengah kondisi yang ada. Pelatnas bisa dilakukan sejak awal tahun depan untuk kedua event (internasional) ini,” kata Fadil. Berbagai strategi pun ditempuh, terlebih saat ini cabor biliar masih dihadapkan pada pandemi COVID-19. Fadil menegaskan, kondisi fisik yang optimal merupakan modal atlet di tengah keterbatasan kegiatan selama pandemi. “Keadaan ini terjadi di hampir semua daerah dan negara, maka tidak ada yang perlu kita khawatirkan. Seluruh daerah sementara ini mengoptimalkan kondisi fisik atletnya. Hanya itu yang paling aman untuk dilakukan, sembari menunggu keadaan membaik,” kata Fadil.

Strategi pembinaan fisik mandiri ini berhasil diikuti oleh Pengprov POBSI di sejumlah daerah, contohnya di Banten, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. “Kami terus menekankan kepada atlet dan pelatih untuk berlatih sesuai protokol kesehatan. Atlet harus pandai menjaga diri masing-masing,” ucap Sekretaris POBSI Kaltim Zulkarnain.

Hal senada dikemukakan Sekretaris Umum POBSI Kalsel Noor Fathuliansyah. Ia menjelaskan, para pebiliar Kalsel sejak Februari lalu latihan secara mandiri di rumah masing-masing. “Mereka kami minta supaya jangan bepergian ke mana-mana. Jadi, fokus latihan di rumah,” ujar pria yang akrab disapa Fathul itu. Dikutip dari Kalimantanpost.com (19/6/2020), semestinya pebiliar Kalsel yang diproyeksikan ke PON XX Papua akan menjalani pemusatan latihan terpadu di Jakarta. “Karena pandemi corona, jadwal pemusatan latihan ke Jakarta terpaksa tertunda,” paparnya.

Fathul pun merespons positif penundaan PON XX Papua ke bulan Oktober 2021 mendatang. “Waktu latihan semakin panjang. Jadi, bisa semakin memantapkan persiapan sebelum berlaga di PON Papua. Kurang senangnya, karena penundaan ini bisa menurunkan kondisi puncak para atlet,” pungkasnya.

Like, Follow & Share