LOADING

Type to search

News

Pasar Peralatan Biliar Dunia Tumbuh, Asia Pasifik Naik 32,5%

Ada kabar baik untuk dunia biliar tanah air. Sebuah report dari lembaga riset berbasis di Amerika dan Inggris, menyebutkan penjualan peralatan biliar dan snooker diprediksi meningkat sekitar USD63 juta atau hampir Rp 1 triliun pada tahun 2021 – 2025.

Laporan yang sama menyebutkan, kawasan Asia Pasifik sendiri, menyumbangkan porsi yang cukup signifikan, yaitu sebesar 32,5% dari total kenaikan dunia. Inilah yang dinilai menjadi peluang perkembangan industri biliar di kawasan, sekaligus peluang untuk perkembangan prestasi atlet.

Secara spesifik, turnamen Asian Snooker Championship dan Asian Billiards Championship menjadi faktor pendorong berkembangnya industri peralatan olahraga biliar di masing-masing negara. Kedua turnamen itu dinilai berhasi menjadikan olahraga biliar menjadi populer.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Persatuan Olah Raga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Achmad Fadil Nasution menyambut gembira hasil riset tersebut. Menurutnya, hal itu sejalan dengan visi dan misi Ketua Umum POBSI Hary Tanoesoedibjo untuk membangun olahraga biliar menjadi industri yang menjanjikan.

“Semoga ini kabar baik untuk olahraga biliar, terutama atlet. Kalau ada peningkatan belanja peralatan, berarti aktivitas menggeliat. Harapannya akan berdampak juga pada peningkatan juah dan kualitas kompetisi maupun turnamen, karena itulah yang diperlukan atlet untuk mengasah skil dan menambah poin mereka,” kata Achmad Fadil Nasution.

Pada tahun 2021, POBSI sudah menyelenggarakan satu turnamen biliar bola sembilan untuk nomor putri, turnamen biliar Hot Nine, dengan Angeline Ticoalu keluar sebagai juara.

Like, Follow & Share